CARI Malay Forums

 Forgot Pass?
 Register

Facebook Login

Login by Facebook

Forum : Gosip |  Hiburan |  Isu Semasa & Politik |  Peristiwa |  Lawak & Santai |  Sukan |  Informasi |  Kesihatan |  Soal Jawab Agama |  Negeri & Negara
Wanita & Lelaki |  Cinta & Perhubungan |  Belia & Pengetahuan |  Komputer & Internet |  Hobi |  Buku & Penulisan |  Koleksi Gambar
English Channel |  தமிழ் மக்கள் |  Jual/Beli |  Maklum Balas |  CARI Rasmi |  Cari Contest
Show: 3881|Reply: 12

Perempuan botakkan kepala

[Copy link]
Syd  

Rank: 20Rank: 20Rank: 20Rank: 20Rank: 20

Legenderer

Post on 14-6-2007 02:06 PM |All posts

To get Malaysia's most comprehensive information, news, life sharing here!
Register as a CARI member NOW!

Register Login or Facebook Login

Sharifah Amani under fire for going baldPUTRAJAYA: Award-winning actress Sharifah Amani Syed Zainal Rashid has come under fire for her "daring act" in shaving her head for her latest role in Yasmin Ahmads Muallaf.

[table=200][/table]Two mufti felt the Islamic Development Department (Jakim) and the Information Ministry should come up with guidelines on the dos and donts so that artistes, particularly female Muslims, did not go overboard in their dressing or actions.

Selangor Mufti Datuk Mohd Tamyis Abdul Majid said Jakim should have come up with guidelines a long time ago for the artistes.

"Unlike Muslim men, going bald for (Muslim) women is forbidden in Islam. It is also sinful for men to act or behave like a woman and vice-versa," he said yesterday.

Tamyis added that Muslim artistes should not degrade themselves and the religion for the sake of getting popular.
In the movie, Amani plays runaway youngster Rohani who is befriended by a schoolteacher named Brian (played by newcomer Brian Yap).

Amani has said she has no regrets and that her hair would grow back.

Perak Mufti Datuk Seri Harussani Idris cautioned Muslim artistes not to be influenced by their foreign counterparts.

"As Muslims, we should not sacrifice our religion for the sake of wanting to be popular.

"I have been observing that nowadays, our artistes are becoming too open and daring, either in their actions or attire.

"So, it is only appropriate for the relevant authorities such as the Information Ministry to introduce regulations to make them toe the line."

Jakim director-general Datuk Mustapa Abdul Rahman said it already had guidelines in place for Muslim artistes.

"They (the guidelines) are like the law. There are people who break the law and there are those who are law-abiding.

"How are we going to compel them (to follow the guidelines)? We cannot force the artistes."

Among others, he said, the guidelines banned Muslim artistes from playing the role of non-Muslims in movies.
1

View rating log

Reply

Props Report

Rank: 9Rank: 9Rank: 9

Post on 15-6-2007 05:17 PM |All posts
betul tu..dah nampak cam budak laki dah
Each day I wake in gratitude.
Thanking Allah,
He let me rise
And To Him I only
Seek His assistance.
Reply

Props Report

Rank: 12Rank: 12Rank: 12

Post on 16-6-2007 03:47 AM |All posts


Namun, kerana kepercayaan kepada kerja yang dilakukan, pelakon terkenal, Fatimah Abu Bakar merelakan anak gadisnya, Sharifah Amani berbuat demikian demi watak Rohani yang dilakonnya dalam filem Muallaf, cereka terbaru garapan Yasmin Ahmad.

Ketika saya membaca draf pertama skrip filem itu dulu, saya dapat lihat kepentingan untuk Nani (panggilannya untuk Amani) membotakkan kepalanya. Biarpun mungkin babak memaparkan dia botak tidak banyak, tetapi ia cukup berbaloi. Tetapi, mungkin apabila ia difilemkan, lain pula bentuknya nanti,
1

View rating log

http://addictivedoubt.wordpress.com/
Reply

Props Report

Post on 16-6-2007 12:59 PM |All posts
Kalau ada penyakit kulit kepala macam mana? Atau pun perlu bercukur kerana pembedahan kepala macam mana? Apa kata koran atau hadith dalam hal ini? If one becomes fanatic of religion he his brain fails to funtion as normal. Researchers findngs says so.
1

View rating log

Reply

Props Report

Rank: 22Rank: 22Rank: 22Rank: 22Rank: 22Rank: 22

Moderator

Post on 16-6-2007 02:02 PM |All posts
Originally posted by barney50 at 16-6-2007 12:59 PM
Kalau ada penyakit kulit kepala macam mana? Atau pun perlu bercukur kerana pembedahan kepala macam mana? Apa kata koran atau hadith dalam hal ini? If one becomes fanatic of religion he his brain  ...



Probably thats why you also not functioning properly.  too fanatically against islam.

bercukur kerana pembedahan tu ada sebab dharurat.

yang ni cukur botak kepala untuk berlakun filem la deyyyy.....  ini belakun pilem ada dapat duwit punya.  itu operate potong kapla musti mau bayar dokter ribu riban.  

lu boleh piker ka mana satu untuk perlu mana satu tara perlu?

mana ada sama dey...
Wallahua'lam
Reply

Props Report

Rank: 22Rank: 22Rank: 22Rank: 22Rank: 22Rank: 22

Moderator

Post on 16-6-2007 04:20 PM |All posts
ehh hello barney, berminat you kat sini lak?? belum puas kutuk2 kat RSF??

tu la, banyak kali dah kai bagi hint kat you barney, you bukan belajar Islam, you cuma cari sebab nak hemtam Islam, tak habis2 sampai masuk ke sini lak.

bukannya menanpakkan kecerdikan you buat macam ni, cuma menampakkan you ni ada penyakit yang kronik sebab geram you kat Islam..
Reply

Props Report

Rank: 3Rank: 3

Post on 16-6-2007 09:09 PM |All posts
Originally posted by rdzaccess at 16-6-2007 03:47 AM
Nama fillem Muallaf-
Dia sepatutnya  menolak skrip tersebut(percaya kepada apa yang dilakukan).
Ibunya sendiri mengizinkannya, (berbaloi).
Direktor minta buat(menggalakkan, memperlekehkan aurat wanita).

Kita: Astaghfirullah.....

Apa yang dia lakukan adalah hak dia. Even her mother gave her permission to do so. itu profession dia as an artist. She's getting paid RM 30,000.00 for what she did.
Anyway tidak ada larangan dalam hadis atau quran yang mengatakan wanita tidak boleh membotakkan kepala.
The problem is dia tidak pakai tudung saja. Kalau dia pakai tudung dia masih nampak cantik seperti wanita.
Reply

Props Report

Rank: 22Rank: 22Rank: 22Rank: 22Rank: 22Rank: 22

Moderator

Post on 17-6-2007 12:30 AM |All posts

Reply #7 BikerLady's post

hak Tuhan dia letak mana?
LA ILA HA ILLALLAH
MUHAMMADUR ROSULULLAH
Reply

Props Report

Rank: 22Rank: 22Rank: 22Rank: 22Rank: 22Rank: 22

Moderator

Post on 17-6-2007 07:54 AM |All posts

Reply #7 BikerLady's post

Anyway tidak ada larangan dalam hadis atau quran yang mengatakan wanita tidak boleh membotakkan kepala


hukum cukur rambut....  pendapat ustaz....   

1. Dari Ibnu Abbas r.a. berkata :
Rasulullah saw. telah melarang perempuan mencukur ( membotakkan ) kepalanya.
Dikeluarkan oleh An NasaaI, Kitabuz Ziinah , bab Larangan Perempuan mencukur kepalanya

2. Abi Musa Al Asyari r..a. Berkata:
Rasulullah saw. berlepas diri dari perempuan yang meninggikan suara tangisan ketika meratap dan membotakkan kepala ketika musibah.
Dikeluarkan oleh Imam Bukhari

Membotakkan kepala bagi wanita dalam keadaan mereka menerima musibah dilarangkan oleh Rasulullah saw. sehingga baginda melafazkan bahawa baginda akan berlepas diri darinya, inikan pula membotakkan kepala dalam keadaan aman tanpa sebarang musibah.  Pastinya ia lebih dimurkai oleh Nabi saw.

3. Dari Ibnu Abbas Rhma :
Rasulullah saw. telah bersabda: dilarang ke atas perempuan bercukur ( membotakkan ) tetapi dibenarkan bagi perempuan memotong sedikit dari rambutnya .
Riwayat Abu Daud di dalam sunannya. Bab al Manaasik al Hajj

Walaupun asbab wurud ( sebab datang ) nya hadis ini berkait dengan tahallul dalam ibadah haji , maka jelas hukumnya.  Betapa dalam masaalah ibadah seperti tahallul dari ihram haji atau umrah, seorang wanita dilarang mencukurkan kepalanya , inikan pula dalam keadaan di luar ibadah , tentu sahaja terlebih aula dilarang.

Al Imam an Nawawi dalam kitabnya Syarah Sohih Muslim jilid keempat jelas menghuraikan persoalan ini.

Maksudnya :
Adapun menggunting rambut dan memendekkannya (bagi seorang perempuan) untuk berhias dan kelihatan cantik, maka ia adalah harus jika mendapat izin dari suami dengan syarat tidak sampai kepada had menyerupai kaum lelaki .

Dalam huraian yang menyerupai masaalah di atas , Dr. Wahbah az Zuhaili menambah syaratnya:

Bahawa tidaklah yang sedemikian itu (merujuk kepada menggunting dan memendek rambut) dengan tangan lelaki ajnabi ( lelaki bukan mahram sebagai tukang gunting).

Dalam kitab Fathul Baari, Jilid ke 10 muka surat 375:  lebih jelas membahaskan betapa Allah menghiasi perempuan dengan rambut yang cantik dan unik .

Maka Islam mengharamkan perempuan menyambung rambutnya atau memakai rambut palsu. Pengharaman tersebut kerana merubah anugerah Ilahi. Maka, betapa pula dicukur dan dibotakkan kepala?

Kalau menyambung rambut hukumnya haram, inikan pula membotakkannya bagi seorang wanita, hukumnya adalah juga tetap haram.

Hj. Nasrudin bin Hj. Hassan at Tantawi
Wallahua'lam
Reply

Props Report

Rank: 22Rank: 22Rank: 22Rank: 22Rank: 22Rank: 22

Moderator

Post on 17-6-2007 08:18 AM |All posts
a. Haram Gundul

Syariah melarang seorang wanita untuk mencukur gundul kepalanya, meski ketika keluar rumah memakai kerudung dan tidak ketahuan kebotakannya. Dan bila keluar rumah tanpa kerudung, tentu lebih haram lagi.
Hadits itu adalah:

وعن عليٍّ قَالَ: نَهَى رسُولُ اللهِ أنْ تَحْلِقَ المَرْأةُ رَأسَهَا. رواه النسائي

Dari Ali bin Abi Thalib berkata bahwa Rasulullah SAW melarang wanita untuk menggunduli (botak) kepalanya. (HR An-Nasai)

b. Mencukur Sebagian dan Memanjangkan Sebagian

Salah satu bentuk model potongan rambut yang diharamkan adalah mencukur habis sebagian kepala dan membiarkannya panjang pada sebagian yang lain.

عن ابن عمر رضي الله عنهما ، قَالَ: نهَى رسُولُ اللهِ عن القَزَعِ. متفق عَلَيْهِ

Dari Ibnu Umar ra berkata bahwa Rasulullah SAW melarang potongan Qoza' (membotaki sebagian kepala dan membiarkannya sebagian) (HR Bukhari Muslim)

وعنه ، قَالَ: رأَى رسُولُ اللهِ صَبِيّاً قَدْ حُلِقَ بَعْضُ شَعْرِ رَأسِهِ وَتُرِكَ بَعْضُهُ ، فَنَهَاهُمْ عَنْ ذَلِكَ ، وقال: احْلِقُوهُ كُلَّهُ ، أَوِ اتْرُكُوهُ كُلَّهُ رواه أَبُو داود بإسناد صحيح عَلَى شرط البخاري ومسلم

Dari Ibnu Umar ra berkata bahwa Rasulullah SAW melihat anak kecil digunduli sebagian kepalanya dan dibiarkan sebagiannya lagi. Maka beliau bersabda,"Gunduli seluruhnya atau tidak sama sekali (HR Bukhari Muslim).

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ustaz H. Ahmad Sarwat, Lc
Wallahua'lam
Reply

Props Report

Rank: 1

Post on 17-6-2007 04:19 PM |All posts
sedih sungguh orang sekarang tak ambil peduli tentang hukum agama.
Reply

Props Report

sabian This user has been deleted
Post on 18-6-2007 01:01 AM |All posts
Originally posted by barney50 at 16-6-2007 12:59 PM
Kalau ada penyakit kulit kepala macam mana? Atau pun perlu bercukur kerana pembedahan kepala macam mana? Apa kata koran atau hadith dalam hal ini? If one becomes fanatic of religion he his brain  ...


bolehkah sesuatu pembedahan yang melibatkan bahagian kepala boleh dibedah tanpa bercukur.pembedahan untuk membuang tumor cthnya.bolehkah dibedah tanpa membotakkan kepala??dan atas sebab apakah amani membotakkan kepala?untuk tujuan perubatan atau kerana duit?
Reply

Props Report

Rank: 10Rank: 10Rank: 10

Post on 19-6-2007 11:08 AM |All posts
Originally posted by BikerLady at 16-6-2007 08:09 PM

Apa yang dia lakukan adalah hak dia. Even her mother gave her permission to do so. itu profession dia as an artist. She's getting paid RM 30,000.00 for what she did.
Anyway tidak ada larangan  ...



pakai tudung bukan sebab nak cantik tetapi atas sebab tuntutan islam,
Reply

Props Report

You need to login first Login | Register Facebook Login

Important Notice: The views and opinions expressed on the forum or the related pages are of the owner alone, and are not endorsed by CARI, nor is CARI responsible for them. Due to the nature of the Internet forum is in real time, CARI does not, and can not censor any submission, but asks that each user use discretion and respect for other users, and does not contribute any word that is unlawful, harmful, threatening, abusive, harassing, tortious, defamatory, vulgar, obscene, libelous, invasive of another's privacy, hateful, or racially, ethnically or otherwise objectionable. CARI reserve the right to withhold and/or remove any link that might possibly hold an individual, entity or group ridicule, potential embarrassment or potential defamation. CARI also reserves the right to accept, edit and/or remove any link that is deemed inappropriate in any way.
Hosted by

Archiver|Mobile|CARI Malay Forums

GMT+8, 1-11-2014 02:47 PM , Processed in 0.122167 second(s), 28 queries , Gzip On.

Powered by Discuz!

© 2001-2012 Comsenz Inc.

Top