PADANG, KOMPAS.com--Kementerian Pariwisita dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah mendaftarkan rendang,makan an tradisional Sumatera Barat (Sumbar), untuk dicatat sebagai warisan budaya ke Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO).
"Makanan tradisional dari Sumbar di daftarkan ke UNESCO pada tahun 2010 dengan nomor registrasi 776," kata Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenparekraf, Achyaruddin, di Padang, Selasa.
Pemerintah, kata dia, harus melengkapi syarat-syarat yang telah ditetapkan badan PBB itu untuk mengusulkan suatu budaya menjadi warisan budaya.
"Begitu banyak pembuktian yang harus dilakukan sebelum UNESCO memberikan satu sertifikat yang memberitahukan bahwa satu hasil budaya, barang atau wilayah tertentu benar-benar milik bangsa yang mengajukan usulan," jelasnya.
Setelah suatu budaya ditetapkan sebagai warisan budaya dunia, ia menjelaskan, semua pihak harus menghargai putusan organisasi tersebut. Dan sebagai konsekuensinya, dengan dukungan dari UNESCO, negara pengusul wajib melakukan upaya pembinaan dan pelestarian warisan budaya tersebut.
rendang,sate,masak lomak cili api sumenya indon..kalo dari china plak nasi ayam..tapi x plak china t ...
kecimpret Post at 28-6-2012 08:48
tu beza indon low class ngan china
byk lg makanan... budaya cina yg jd warisan msia... takde org bising pun....
satu lg singapore pun ade satay, rendang gak.... apsl tak kecoh.... dasar low class
asyik buat keje bodoh je indon ni.
duk kat sana pi bakar sana sini, lps tu kat malaysia dah kena jerebu. tiap tahun sama je.....yg ni tak nak claim jugak ker...
dah tu , dtg merempat pulak tempat org, nyusahkan org jugak. asyik buat taik je lah!
Important Notice: The views and opinions expressed on the forum or the related pages are of the owner alone, and are not endorsed by CARI, nor is CARI responsible for them. Due to the nature of the Internet forum is in real time, CARI does not, and can not censor any submission, but asks that each user use discretion and respect for other users, and does not contribute any word that is unlawful, harmful, threatening, abusive, harassing, tortious, defamatory, vulgar, obscene, libelous, invasive of another's privacy, hateful, or racially, ethnically or otherwise objectionable. CARI reserve the right to withhold and/or remove any link that might possibly hold an individual, entity or group ridicule, potential embarrassment or potential defamation. CARI also reserves the right to accept, edit and/or remove any link that is deemed inappropriate in any way.